Selasa, 12 Februari 2019

Fungsi Manajemen yaitu Memilih Gaya Manajemen Tepat





Fungsi Manajemen yakni memilih gaya manajemen yang tepat. Kenapa hal ini penting bagi manajer?

fungsi manajemen ialah gaya manajemen manajer

Bayangkan Anda melaksanakan fungsi manajemen dan segala orang sepakat dan nyaman dengan gaya Anda. Segala orang menunjang Anda dan mencontoh apa saja permintaan Anda. Bagaimana rasanya? Menyenangkan bukan?
https://softskillasia4.page.tl/Fungsi-Manajemen-yakni-Memilih-Gaya-Manajemen-Ideal.htm
Anda bisa duduk nyaman di meja Anda, sementara tim dan kolega Anda mengatasi banyak hal untuk Anda dengan bagus tanpa perlu banyak tarik urat. Seperti mimpi rasanya!

Tetapi di sinilah Anda, duduk berdaya upaya keras bagaimana caranya membikin orang lain memperdengarkan Anda, sementara mereka tak memedulikan permintaan Anda.

Anda berupaya untuk berbincang-bincang pada mereka dengan gaya Anda, dan mereka sepertinya susah Anda pengaruhi dan ajak bekerjasama. Anda tak nyaman dengan keadaan ini. Apalagi, Anda seharusnya bertemu mereka tiap hari dan menghabiskan beberapa besar waktu bekerja bersama mereka!

Yah, informasi bagusnya situasi sesungguhnya bisa diubah.

Ada cara bagi Anda supaya secara fleksibel menjalankan fungsi manajemen dengan tepat sasaran. Dengan memilih gaya yang ideal, Anda bisa menggerakkan tim kerja Anda dengan tepat sasaran.

Mari pelajari gaya manajemen yang mengambarkan apa itu manajemen berikut ini.

Gaya manajemen merupakan pola perilaku yang digunakan orang ketika mereka mengendalikan posisi manajemen. Dalam menggunakan fungsi manajemen, pola perilaku ini termasuk bagaimana mereka berkomunikasi, membikin keputusan, mengawasi, dan memotivasi.

fungsi manajemen yaitu gaya manajemen manajer

Ada pelbagai gaya supaya fungsi manajemen berjalan dengan bagus. Formula tepat sasaran dalam gaya manajemen yakni perpaduan dari tiga perilaku utama ialah arahan tugas, pengambilan keputusan, dan membangun hubungan.

    Arahan Tugas merupakan bagian fungsi manajemen dikala manajer memberi tahu karyawan apa yang semestinya dilaksanakan, kapan, di mana, dan bagaimana. Fungsi manajemen yaitu diantaranya melibatkan pendidikan dan pelatihan serta arahan dan perintah.
    Pengambilan keputusan yakni bagian fungsi manajemen ketika manajer melibatkan karyawan dalam cara kerja pengambilan keputusan. Fungsi Manajemen ialah berbentuk kontinum. Di sisi ujung ekstrim, karyawan tak mempunyai keterlibatan sama sekali, dan di ujung kontinum ekstrim lainnya manajer mendelegasikan pengambilan keputusan sepenuhnya kepada karyawan.
    Membangun kekerabatan merupakan bagaimana manajer menyusun suatu hubungan dengan tiap-tiap karyawan serta mewujudkan lingkungan kerja atau kebiasaan untuk tim secara keseluruhan. Fungsi manajemen yaitu termasuk pelatihan, memotivasi dan melibatkan karyawan, komunikasi terbuka, dan rasa hormat yang mendefinisikan apa itu manajemen.

Berdasarkan kombinasi ketiga hal di atas karenanya fungsi manajemen bisa berjalan tepat sasaran. Kombinasi penggunaan Gaya Manajemen yakni sebagai berikut ini.

fungsi manajemen ialah gaya manajemen manajer

    Manajemen Ialah “Direktur”

Manajer sebagai penanggung jawab dan pengendali seluruh aspek pengambilan keputusan. Manajer bergaya “direktur” memberikan memberikan banyak arahan tugas dan sering diperhatikan sebagai manajer-mikro. Fungsi manajemen dengan gaya “Direktur” tak banyak terlibat dalam membangun kekerabatan padahal mereka bisa saja ramah.

Ungkapan manajer untuk gaya ini sebagai manajemen merupakan, “Lakukan apa yang aku katakan”. Gaya otokratis ini dikatakan sebagai fungsi manajemen tepat sasaran dikala manajer mempunyai karyawan dengan tingkat keterampilan atau inisiatif yang sungguh-sungguh rendah, atau ketika organisasi berada dalam krisis dan membutuhkan perubahan lantas.

Melainkan, berhati-hatilah karena gaya “Direktur” yang tak pada tempatnya membikin fungsi manajemen tak tepat sasaran. Kenapa? Karena gaya  ini dikala dipakai terus-menerus atau salah konteks, membikin karyawan tak bermotivasi dan tak mendapatkan peluang untuk berkembang.

    Manajemen Merupakan “Konsultan”

Manajer sebagai  pengambil keputusan dengan tetap menjaga hubungan dengan karyawan. Sehingga, penting bagi fungsi manajemen menggali usulan karyawan dan memberikan konsultasi pada mereka. Dengan komunikasi dua arah, karyawan merasa dilibatkan. Sebagai konsultan, fungsi manajemen masih memberikan arahan tugas dengan menetapkan masukan karyawan.

Ungkapan manajer untuk gaya ini sebagai manajemen yaitu, “Aku menghargai usulan Anda”. Gaya ini cocok untuk karyawan yang percaya diri dan mempunyai ketrampilan menengah, tetapi belum bisa menangani tugas-tugas kompleks sendiri.

fungsi manajemen yakni gaya manajemen manajer

    Manajemen Yaitu “Demokrat”

Manajer sebagai demokrat. Gaya ini  mencari masukan dan umpan balik dari segala pihak. Mereka fokus pada apa yang terbaik untuk klasifikasi secara keseluruhan, sehingga tak jarang membikin keputusan berdasarkan preferensi atau konsensus mayoritas.

Ungkapan manajer untuk gaya ini sebagai manajemen ialah, “Bagaimana menurutmu?” Kelemahan dari gaya ini sebagai manajemen merupakan bahwa kadang-kadang terlalu banyak waktu diaplikasikan untuk mencari usulan, cenderung memilih anggapan mayoritas diperbandingkan anggapan yang berkualitas bagus.

    Manajemen Yakni “Pelatih”

Manajer sebagai pelatih. Gaya ini berpusat pada pengembangan tim dari segi produktivitas dan motivasi bekerja. Manajer memberikan pelatihan sekaligus dorongan untuk tumbuh. Sebagai manajer, mereka menjadikan lingkungan kerja yang menyenangkan dan positif dengan pengembangan kompetensi karyawan.

Ungkapan manajer untuk gaya ini sebagai manajemen yaitu, “Bagaimana aku bisa menyokong Anda?” Gaya  ini betul-betul bagus untuk karyawan tahapan menengah ke atas dalam organisasi.

Kelemahan dari gaya ini sebagai manajemen yakni fungsi manajemen menjadi kurang tepat sasaran ketika mempunyai karyawan berkinerja buruk yang demotivasi.

fungsi manajemen ialah gaya manajemen manajer

    Manajemen Ialah “Visioner”

Manajer sebagai visioner. Gaya ini mempunyai visi yang mengasyikkan, inspiratif, dan memberi pengaruh orang untuk bergabung sukarela. Gaya  ini seringkali hebat dalam pemikiran strategis melainkan sekali-sekali kurang tepat sasaran dalam keterampilan taktis.

Ungkapan manajer untuk gaya ini sebagai manajemen merupakan, “Ikuti aku!” Untuk berkembang di bawah gaya manajemen ini, karyawan patut mandiri karena mereka sepatutnya mencari tahu pekerjaan sehari-hari untuk diri mereka sendiri.

    Manajemen Merupakan “Delegator”

Manajer yaitu delegator. Gaya ini  mempunyai pendekatan lepas tangan. Gaya ini menyerahkan kontrol sepenuhnya kepada member tim, dan hanya ada dikala dipinta.

Fungsi manajemen ini bekerja tepat sasaran pada karyawan berkinerja tinggi. Ungkapan manajer untuk gaya ini sebagai manajemen yakni, “Anda punya ini.”

Fungsi manajemen dengan gaya manajemen delegator wajib mengingat ketika mendelegasikan tugas dan pengambilan keputusan, manajer tetap mesti menjaga kekerabatan.

    Manajemen Yaitu “Narsistik”

Manajer ialah narsistik. Gaya ini merupakan gaya yang paling membahayakan karena fungsi manajemen berjalan kurang tepat sasaran. Narsistik mengatur dengan memberikan banyak arahan tugas dan tak membikin keputusan.

Mereka berupaya membangun hubungan namun hanya untuk mengumpulkan bantuan atau dukungan. Gaya ini mungkin tiba-tiba menjatuhkan orang dikala tak lagi layak dengan kebutuhan mereka.

Manajer dengan gaya ini amat egois, tetapi mereka masih bisa disukai karena sanggup memperlihatkan impresi yang memikat.

Sebagai seorang manajer narsistik, mereka memerintah dengan tangan besi, memakai ancaman dan hukuman untuk menundukkan orang untuk patuh. Orang-orang di bawah manajer dengan gaya manajemen ini berada dalam ketakutan sehingga mereka tak bisa berdialog atau mencari bantuan. Seringkali demikian itu manajer narsistik pergi atau dipinta pergi, serangkaian berita mengagetkan timbul ke permukaan. Untuk mengetahui apakah Anda mempunyai atasan yang paling beracun ini, cari data turn over tinggi dalam tim, atau lihat fakta apakah atasan mendapatkan seluruh penghargaan meskipun yang bekerja si kecil buahnya.

Pada akibatnya, tujuan Anda yaitu mengeluarkan yang terbaik dari tim Anda, dan opsi gaya manajemen yang tepat yakni bagaimana Anda mencapai fungsi manajemen dengan tepat sasaran.

fungsi manajemen ialah gaya manajemen manajer

Jadi gaya manajemen mana yang perlu Anda pilih?

Ya, itu segala tergantung keadaan Anda. Dengan pengecualian Narsistik, seluruh gaya bisa berguna dalam konteks tertentu. Walaupun tak ada satu gaya yang bagus atau buruk, pilihan gaya manajemen tepat sasaran dalam situasi yang ideal.

Mari kita mulai dengan gaya alami Anda. Manakah dari gaya  yang paling mirip dengan Anda? Kalau Anda tak yakin, mintalah umpan balik dari teman dan kolega. Penting untuk mengetahui gaya yang Anda pilih karena opsi itulah yang lazimnya Anda lakukan di bawah tekanan.

Pada hasilnya, gaya manajemen alami Anda mungkin pantas untuk beberapa karyawan Anda, dan mereka akan berkembang di bawah Anda. Namun, kalau Anda ingin segala tim Anda berkembang, dan mengerjakan fungsi manajemen secara maksimal, Anda perlu bersedia berlatih mengaplikasikan seluruh gaya manajemen pada keadaan dan member tim yang tepat.

Yakni tanggung jawab manajer untuk menjadi bunglon, dan merubah gaya  Anda supaya cocok dengan situasi yang dihadapi. Opsi gaya manajemen yang ideal akan mengoptimalkan produktivitas dan keterlibatan member tim Anda.

Untuk memastikan gaya yang akan digunakan, pertama-tama deskripsikan kompetensi dan motivasi masing-masing karyawan Anda. Pertimbangkan deskripsi pekerjaan mereka, dan identifikasi keterampilan atau kompetensi yang mereka butuhkan untuk sukses. Lalu, sesuaikan gaya Anda ketika berhadapan dengan mereka supaya fungsi manajemen berjalan tepat sasaran.

Telah siap melaksanakan fungsi manajemen dengan tepat sasaran? Selamat mencoba.
References
Pengembangan sumber daya manusia Indonesia
https://id.wikipedia.org/wiki/Pengembangan_sumber_daya_manusia_Indonesia